Selamat hari Jum'at siang berbahagia sodara-sodara..
Ih ya ampun ! hampir lupa kalo gue punya blog. Maaf sekali kepada para pengikut blogger yang sudah lama tidak melihat saya update. pasti kangen yah kan? kangen kan? kangen deh pasti (maksa!)
Ngeliat last update gue tanggal 28 Januari yang lalu, gue sedih. hampir 3 bulanan gue gak berkunjung ke blog yang dahulu menemani bacotan gue sehidup-semati *tsaah
Jadi, gue minta maaf atas absent nya gue selama ini.. Muah ! *cium layar lepi*
Btw, bukan rahasia lagi kalo dalam 2 hari lagi, anak-anak kelas 12 akan mengadakan Ujian Nasional tingkat SMA yang akan menentukan mau jadi apa mereka. Inget banget gue, waktu kelas 9 dan menjelang detik-detik UN juga, nyokap pernah berultimatum seperti ini :
" Kak, kalo kamu gak lulus, KAMU JADI PEMBANTU !! "
Merasa hal tersebut membuat paru-paru gue tercekat, gue pun berusaha sehidup sehidup (gue belom mati waktu itu-red). Dan akhirnya, nem (yang memang tidak terlalu tinggi) ada ditangan. Rata-rata 8 lah *tsaaah
Jadi, buat kakak-kakak kelas 12, semoga bisa lulus dan mendapatkan nilai baik yang diinginkan. Aamiin.
Back to main topic (kayaknya belom dikasih tau deh topiknya) , bagian bawah yang belum siap itu adalah......
Kepunyaan para pria yang gue ga tega nyebutnya *sigh .
Jadi, gue punya keponakan. Umurnya 3 atau 4 tahun gitu, gue juga lupa. Namanya MUHADIS a.k.a MUMUH. Jangan lupa, pemeran utama kita anak kecil bernama Mumuh. karna dia berperan penting pada post kali ini.
Dia mau di Sunat. Para pria, khusus nya pria kecil, selalu punya ekspetasi berlebihan terhadap kegiatan sunat ini. Rasanya gak akan sakit kok. Kalian cuma harus ngebayangin rasanya jari jempol kaki kalian(kebetulan punya Mumuh mirip jempol kaki gue) disiksa perlahan dengan sebuah pisau. Gak sakit kok.. enggak.. kalo gue nonton di film-film thriller gitu sih, korban yang dipotong jempol kakinya cuma bisa teriak doang. Setelah itu berjalan seperti biasa. Tapi karna lukanya itulah, kebanyakan kehilangan darah, jadi para korban mati.
Setelah ngebayangin dan membandingkan dengan film thriller tadi, gue jadi parno sendiri. Gimana enggak parno ?. Keponakan gue yang sangat gue cintai dan sayangi, yang selalu menghibur gue setelah pulang sekolah atau menyuruh gue makan itu akan kehilangan sebagian dari bagian tubuhnya !!
Gue jadi gak setuju sama sunat-sunatan ini. Kasian dia. Kalo abis disunat, dia akan berubah menjadi orang lain. Dia akan jadi malu kalo mandi sama gue. Dia akan malu dipakein celana sama gue. Dia akan malu kalo gue pelorotin celananya (IYALAH !!!). Dia pasti berubah... dan itu gak asik lagi.
Jadi tujuan gue menulis postingan kali ini adalah berharap bahwa kalian akan ngebantu gue mengumpulkan KOIN UNTUK MUMUH AGAR DIA TIDAK JADI SUNAT. Dan hasil dari koin-koin yang kalian kumpulkan untuk apa? sudah jelas untuk biaya gue nonton tiap minggunya ! huahahahaha...
Dan terakhir ketika gue nanya ke Mumuh, seperti nya dia sangat berpegang teguh pada pendiriannya
Gue : " Kamu sunat yah ! "
Mumuh : *hanya menggeleng meninggalkan gue dan bermain bersama robot-robotan*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar